Sumatif Akhir Semester berbasis CBT merupakan Masa Depan Penilaian Pendidikan
Pentingnya Evaluasi Belajar
Sumatif akhir semester merupakan salah satu bentuk penilaian yang dilakukan untuk mengukur pencapaian belajar siswa dalam satu semester. Penilaian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai materi yang telah diajarkan dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Mengapa Sumatif Akhir Semester Penting?
Evaluasi diri: Bagi siswa, sumatif akhir semester menjadi sarana untuk mengevaluasi pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
Umpan balik: Hasil sumatif akhir semester memberikan umpan balik kepada guru mengenai efektivitas proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Pengambilan keputusan: Baik siswa maupun guru dapat menggunakan hasil sumatif akhir semester sebagai dasar untuk mengambil keputusan, seperti perbaikan metode belajar atau penyesuaian materi pembelajaran.
Di SMK Negeri 2 Mantangai, Sumatif Akhir Semester dilaksanakan berbasis computer atau Computer-Based Test (CBT). sesuai kelender pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang dimulai pada hari Senin, 2 Desember 2024
Sumatif akhir semester yang selama ini kita kenal sebagai ujian tertulis konvensional, kini semakin bertransformasi menjadi ujian berbasis komputer atau Computer-Based Test (CBT). Peralihan ini membawa angin segar dalam dunia pendidikan, menawarkan efisiensi, objektivitas, dan inovasi dalam proses penilaian.
Apa itu CBT?
CBT adalah metode penilaian yang menggunakan komputer sebagai media untuk menyajikan soal dan menerima jawaban peserta didik. Soal-soal ujian disajikan dalam bentuk digital, dan peserta didik menjawabnya melalui perangkat komputer atau laptop.
Keunggulan CBT dalam Sumatif Akhir Semester
Efisiensi:
Proses pembuatan, pelaksanaan, dan penilaian ujian menjadi lebih efisien. Pengolahan data hasil ujian juga dapat dilakukan secara otomatis, sehingga mengurangi kesalahan manusia.
Objektivitas:
Sistem penilaian yang terstandarisasi mengurangi potensi terjadinya subjektivitas dalam penilaian. Semua peserta didik mendapatkan soal yang sama dan memiliki waktu yang sama untuk mengerjakan.
Variasi soal:
CBT memungkinkan penggunaan berbagai jenis soal, seperti soal pilihan ganda, isian singkat, menjodohkan, dan essay. Selain itu, soal-soal dapat dilengkapi dengan gambar, video, atau audio untuk membuat ujian lebih menarik.
Adaptasi:
Soal-soal dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing peserta didik melalui sistem adaptive testing.
Lingkungan ujian yang kondusif: CBT dapat menciptakan lingkungan ujian yang lebih kondusif karena peserta didik dapat fokus pada soal tanpa terganggu oleh faktor eksternal.
Analisis data yang mendalam: Data hasil ujian dapat dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik, serta untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Tantangan dalam Implementasi CBT
Aksesibilitas:
Tidak semua sekolah memiliki fasilitas komputer yang memadai untuk pelaksanaan CBT.
Keterampilan IT:
Peserta didik dan pengawas ujian perlu memiliki keterampilan dasar dalam menggunakan komputer.
Biaya:
Implementasi CBT membutuhkan investasi awal yang cukup besar untuk perangkat keras dan perangkat lunak.
Keamanan: Sistem CBT harus dirancang dengan sistem keamanan yang baik untuk mencegah kecurangan.