Palangka Raya – SMAN 4 Palangka Raya melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) dengan sistem berbasis kertas dan soal berbentuk esai. Langkah ini diambil sebagai upaya mendorong siswa untuk lebih mengasah kemampuan analisis tanpa bergantung pada handphone atau perangkat digital lainnya.

Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib sesuai aturan yang telah ditetapkan. Sebelum ujian dimulai, seluruh siswa diwajibkan mengumpulkan handphone, tas, dan buku paket. Kebijakan ini diterapkan guna memastikan bahwa siswa mengandalkan pemahaman materi yang telah dipelajari serta meningkatkan kejujuran dalam menjawab soal.

Kepala SMAN 4 Palangka Raya menyampaikan bahwa ujian berbasis esai ini bertujuan untuk melatih siswa dalam berpikir kritis dan menyusun jawaban secara mendalam. “Dengan model soal esai, siswa didorong untuk lebih memahami materi, bukan sekadar menghafal. Ini juga melatih mereka dalam menyusun argumen dan menulis dengan baik,” ujarnya.

Beberapa siswa mengakui bahwa ujian ini cukup menantang karena mengharuskan mereka benar-benar memahami konsep yang diajarkan. Namun, mereka juga merasakan manfaatnya dalam meningkatkan keterampilan berpikir dan menyusun jawaban secara sistematis.

Dengan suksesnya pelaksanaan UTS berbasis kertas ini, SMAN 4 Palangka Raya berkomitmen untuk terus menerapkan metode evaluasi yang mampu meningkatkan kualitas akademik serta kemandirian belajar siswa.

Share.
Exit mobile version